Mewujudkan Perjalanan untuk Mencapai Ibadah Spiritual yang Murni & Ikhlas sebagai Biro Unggulan & Kepercayaan Anda

0816 209 211    Jl. Ketintang Baru III No. 2B, Surabaya

HomeApa itu Ihram dalam Haji? Ini Pengertian dan Tata Caranya!EdukasiApa itu Ihram dalam Haji? Ini Pengertian dan Tata Caranya!

Apa itu Ihram dalam Haji? Ini Pengertian dan Tata Caranya!

Assalamu’alaikum sobat haji Surabaya! – Sebelum memasuki ibadah haji atau umroh, umat Muslim diwajibkan mematuhi serangkaian peraturan yang mengatur tata cara ibadah dengan ketat. Mulai dari mengucapkan niat hingga membersihkan diri dengan mandi dan wudhu, semua langkah ini harus dilakukan agar ibadah diterima. Salah satu aspek penting dari persiapan ini adalah ihram. Ihram adalah rukun haji pertama yang menjadi syarat seseorang menunaikan ibadah haji. Ingin tau lebih lanjut tentang Ihram? Yuk baca selengkapnya disini!

Apa itu Ihram?

Image Source: Freepik.com

Pengertian Ihram secara Harfiah– Ihram adalah keadaan di mana seseorang telah meniatkan hatinya untuk melaksanakan ibadah haji atau umroh dengan sungguh-sungguh. Niat ini harus tulus dan berasal dari dalam hati, dan seseorang yang berihram menggunakan pakaian khusus serta mematuhi serangkaian kewajiban dan larangan yang telah ditetapkan.

Sunnah Umum dalam Ihram

Sebelum berihram, terdapat beberapa sunnah yang dianjurkan, seperti mandi untuk menjaga kesucian tubuh, membersihkan diri dari kotoran, memotong kumis jika sudah panjang, dan menggunakan wewangian sebelum berihram. Namun, setelah berihram, penggunaan parfum atau minyak wangi tidak diperbolehkan.

Tata Cara Menggunakan Ihram

Berikut ini adalah tata cara saat menggunakan ihram dalam ibadah haji atau umroh:

1. Niat Ihram

Sebelum memasuki keadaan ihram, seseorang harus berniat dengan sungguh-sungguh untuk melaksanakan ibadah haji atau umroh. Niat ini haruslah tulus dari dalam hati dan dilakukan dengan tujuan ibadah semata kepada Allah SWT.

2. Mandi Wajib

Sebelum berihram, mandi wajib atau mandi besar sangat dianjurkan. Mandi ini merupakan salah satu persiapan untuk menjalankan ibadah dengan kesucian dan kebersihan tubuh.

3. Memakai Pakaian Ihram

Setelah mandi wajib, seseorang mengenakan pakaian ihram. Pakaian ihram terdiri dari dua lembar kain putih tanpa jahitan untuk laki-laki, sedangkan bagi perempuan, pakaian ihram menutupi seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan.

4. Mengucapkan Niat

Ketika mengenakan pakaian ihram, seseorang mengucapkan niat secara lisan atau dalam hati, dengan menyatakan bahwa ia telah berniat untuk melaksanakan ibadah haji atau umroh.

Image Source: Freepik.com

5. Melakukan Solat Sunnah Ihram

Setelah mengenakan pakaian ihram dan mengucapkan niat, disarankan untuk melaksanakan solat sunnah ihram sebagai tanda dimulainya keadaan ihram.

6. Menghindari Larangan-larangan Ihram

Selama berada dalam keadaan ihram, seseorang harus mematuhi semua larangan-larangan yang telah ditetapkan, seperti larangan memotong kuku atau rambut, menggunakan wewangian, menikah, dan melakukan hubungan seksual.

7. Membaca Talbiyah

Ketika sudah berada dalam keadaan ihram, seseorang mulai membaca talbiyah dengan penuh kesadaran dan khusyuk. Talbiyah adalah ungkapan pengakuan bahwa seseorang siap menjalankan ibadah haji atau umroh dengan sepenuh hati.

Pakaian Khusus saat Ihram

Pada saat berihram, terdapat ketentuan khusus untuk pakaian yang boleh digunakan. Jamaah pria harus mengenakan dua lembar kain tanpa jahitan untuk menutupi bagian bawah tubuh, sementara jamaah wanita harus menutup seluruh tubuh kecuali muka dan telapak tangan. Penggunaan kain putih ini melambangkan kesucian dan pelepasan dari hal-hal duniawi.

Hal yang Dilarang dalam Keadaan Ihram

Ada beberapa larangan yang harus dihindari saat berada dalam keadaan ihram, seperti:

1. Menggunakan Pakaian yang Memiliki Jahitan (untuk pria)

Salah satu aspek penting dari ihram adalah penggunaan pakaian khusus yang terdiri dari dua lembar kain tanpa jahitan. Hal ini bermakna bahwa jamaah yang berihram menolak segala jenis pakaian yang biasa digunakan dalam kehidupan sehari-hari, dan menggantinya dengan pakaian yang sederhana dan seragam, melambangkan kesederhanaan dan persamaan di hadapan Allah.

2. Menikah dan Bersetubuh

Selama berada dalam keadaan ihram, jamaah tidak diizinkan untuk menikah atau melakukan hubungan seksual. Ini karena ihram adalah saat yang ditujukan untuk konsentrasi penuh pada ibadah kepada Allah, bukan urusan duniawi seperti pernikahan atau kegiatan intim.

3. Mengucapkan Kata-kata Kotor

Saat berada dalam ihram, jamaah diwajibkan menjaga kesucian hati dan pikiran, termasuk dalam perkataan mereka. Oleh karena itu, pengucapan kata-kata kotor atau tidak senonoh dianggap tidak pantas dan bertentangan dengan semangat kesucian dalam beribadah.

Image Source: Freepik.com

4. Membunuh Makhluk Hidup

Larangan ini termasuk membunuh binatang atau tumbuhan selama berada dalam keadaan ihram. Ini menggarisbawahi pentingnya menghormati kehidupan dalam segala bentuknya dan menunjukkan rasa hormat terhadap ciptaan Allah.

5. Memotong Kuku atau Rambut Selain pada Saat Tahallul

Selama berada dalam ihram, jamaah dilarang untuk memotong kuku atau rambut, kecuali pada saat tahallul (akhir dari keadaan ihram), yang biasanya terjadi setelah menyelesaikan semua ritual haji atau umroh.

6. Menggunakan Wewangian

Penggunaan wewangian seperti parfum, sabun beraroma, atau minyak wangi lainnya dilarang selama berada dalam keadaan ihram. Ini untuk menegaskan kesucian dan kesederhanaan dalam beribadah, serta untuk menghindari distraksi dari tujuan utama ibadah.

Sejarah Singkat Ihram

Beberapa hadis menjelaskan sejarah ihram, termasuk kisah malaikat yang turun ke Bumi dalam keadaan ihram untuk menziarahi Ka’bah, serta pengajaran tata cara berihram oleh malaikat Jibril kepada Nabi Ibrahim AS. Ada juga riwayat yang menyebutkan bahwa ketentuan ihram berasal dari kebudayaan orang Arab sebelum melakukan ibadah haji atau umroh.

Kesimpulan

Ihram adalah tahapan penting dalam ibadah haji atau umroh yang menandai komitmen seseorang untuk melaksanakan ibadah dengan sungguh-sungguh dan khusyuk. Selain menjadi rukun haji pertama, Ihram juga mengandung makna spiritual yang dalam, meliputi pengorbanan, kesucian, dan kesederhanaan. Dalam ihram, jamaah diwajibkan mematuhi sejumlah larangan yang bertujuan untuk menjaga kesucian dan ketaatan dalam beribadah kepada Allah. Dengan memahami arti dan tata cara ihram, jamaah dapat memperdalam makna ibadah mereka dan mendekatkan diri kepada Allah dengan penuh kesadaran dan kekhusyukan.

Baca artikel selanjutnya tentang Apa itu Haji? Simak Pengertian, Syarat, dan Rukunnya


Itulah pengertian dari ihram, serta tata caranya!

Jika Anda berminat ke tanah suci, percayakan pada An-Namiroh Travelindo. Sebagai biro travel umroh dan haji yang terpercaya, An Namiroh Travelindo memiliki komitmen yang tinggi untuk memberikan layanan terbaik dan penuh amanah bagi jamaah dalam menjalankan ibadah umroh.

Kami memahami bahwa perjalanan umroh dan haji adalah pengalaman yang sangat berarti bagi para jamaah. Oleh sebab itu, An-Namiroh Travelindo selalu berusaha untuk memberikan pengalaman beribadah yang tak terlupakan bagi para jamaah umroh dan haji. Siap untuk berangkat ke tanah suci? Yuk percayakan pada An-Namiroh Travelindo, hubungi kami disini!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kami adalah biro travel Umroh terbaik dan terpercaya di Surabaya. Dengan pengalaman bertahun tahun, Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang terbaik dan memastikan pengalaman perjalanan Anda dengan An Namiroh Travelindo menjadi sukses, bermakna dan memuaskan.

Perusahaan

Kontak

© 2024 PT. An Namiroh Travelindo Wilayah Surabaya Gayungan. Made with passion by Digital360

0 Item | Rp0
View Cart